Ayo Wisata: Lampung Selatan

Pencarian

Showing posts with label Lampung Selatan. Show all posts
Showing posts with label Lampung Selatan. Show all posts

Paket Wisata Lengkap di Pemandian Way Belerang Kalianda

2017-02-11

Berkunjung ke Lampung tidak lengkap jika tidak mencoba berkunjung ke lokasi-lokasi wisatanya yang beragam dan banyak jumlahnya. Deretan pantai di sepanjang Lampung Selatan siap untuk anda jelajahi bahkan terkesan memanggil anda untuk singgah dan beristirahat di sini. Untuk anda yang tidak suka dengan wisata pantai mungkin anda bisa mencoba berkunjung ke taman penangkaran dan konservasi hewan-hewan langka dan dilindungi. Atau bagi anda yang senang dengan petualangan tersedia juga paket wisata alam yang siap untuk anda daki dan siap menyajikan anda pemandangan alam yang indahnya luar biasa. Atau jika anda sudah merasa bosan dengan paket wisata yang titu-itu saja dan membutuhkan penyegaran mungkin anda bisa mencoba berkunjung ke lokasi wisata yang satu ini. Dialah Pemandian Air Panas Way Belerang, Kalianda.

Pemandin Way Belerang Kalianda. sumber: jatisariku.com
Berada di lereng Gunung Raja Basa atau tepatnya 1 ilo meter dari pusat Kota Kalianda membuat lokasi wisata yang satu ini memiliki suasana yang sejuk khas pegunungan dan tentunya tidak pernah sepi pengunjung. Hampir setiap hari pemandian air panas ini selalu di kunjungi wisatawan dan juga selalu padat dikunjungi pada saat akhir pekan.

Sumber air terjung ini berasal dari Gunung Raja Basa yang keluar dari sela-sela dasar kolam, bahkan ada juga air tejun yang mengucur langsung dari Gunung Raja Basa. Seperti kolam pada umumnya, suasana di kolam pemandian air panas ini sangat ramai karena memang pengunjung selalu datang setiap hari. Namun tidak seperti kolam renang yang umum kita kunjungi, kolam pemandian air panas ini memiliki dasaran kolam yang tidak rata karena tersusun atas bebatuan kecil yang memang sengaja dipasang untuk keluarnya air panas dari dasar tanah.

Berdiri di sebuah lokasi dengan luas 3 hektare kolam pemandian air panas ini memiliki 2 kolam. Kolam yang pertama berada di atas dengan kedalaman 100 centi meter lengkap dengan pancuran air panas yang mengalir langsung dari Gunung Raja Basa dengan suhu berkisar antara 50-60 derajat celcius dan aroma belerang yang sangat kuat. Perlu anda perhatikan ketika anda ingin mencicipi sensasi panas dari sumber air panas kolam yang satu ini beri waktu untuk tubuh anda beradaptasi dengan suhu air kolam. Karena jika tidak, sensasi seperti terbakar akan menyapa seluruh kulit anda.

Kolam Atas. sumber: jatisariku.com
Kolam yang kedua berada di bawah dengan komposisi air yang lebih jernih dan juga lebih luas dengan kedalaman kolam 150 centi meter. Air panas pada kolam ini keluar secara alami dari dasar kolam yang apabila kita berada sangat dekat dengan sumber airnya akan terasa panas. Jadi disarankan agar tidak terlalu dekat dengan sumber airnya jika berada di dalam kolam.

Kolam Bawah. sumber: jatisariku.com
Selain kedua kolam utama tadi juga masih ada air belerang dengan suhu yang lebih dingin yakni yang berada di parit-parit kecil sekitar kolam. Parit-parit ini nampak terbentuk alami dengan aroma belerang tidak terlalu menyengat, warna air yang jernih, dan juga suhu air yang dingin. Bagi anda yang berkunjung dan membawa barang bawaan seperti pakaian ganti anda tidak perlu bingung untuk meletakkannya dimana, karena di tempat ini jiga tersedia pondokan-pondokan berukuran 2X2 meter untuk meletakkan barang bawaan anda. Kolam pemandian air panas ini juga dilengkapi dengan kamar mandi untuk membilas tubuh anda setelah berendam di dalam kolam.

Kantin. sumber: jatisariku.com
Lelah berandam dengan air panas berbelerang, anda bisa memesan makan dari kantin-kantin yang ada disini untuk mengisi perut anda yang mulai keroncongan. Selain kantin, tersedia juga fasilitas bermain anak, ruang pertemuan, bahkan kolam renang air tawar pun tersedia disini. Cukup dengan membayar sebesar Rp. 10.000,- anda sudah bisa masuk kawasan kolam air panas. Jika anda masih ingin berenang dengan air yang tawar anda bisa masuk ke kawasan kolam renang air tawarnya dengan kembali membayar sebesar Rp.5.000,- saja. Harga yang cukup murah dengan fasilitas yang cukup memadai tentunya.

Taman Bermain  Anak. sumber: jatisariku.com
Ruang Pertemuan. sumber: jatisariku.com
Tertarik mencoba berkunjung ke lokasi ini. Untuk bisa sampai ke lokasi pemandian Way Belerang ini anda harus menempuh jarak sekitar 65 kilo meter dari Kota Bandar Lampung menuju Kalianda. Kemudian anda belokkan kendaraan anda menuju Kantor Bupati Lampung Selatan. Kondisi jalan yang sudah berupa aspal halus tentunya memudahkan perjalanan anda untuk menuju lokasi pemandian ini. Tidak perlu ragu untuk bertanya kepada warga setempat jika anda belum mengetahui dimana lokasi pemandian air panas Way Belerang ini.

Berkunjung Dan Menyapa Indanya Pemandangan Air Terjun Way Kalam

2017-01-28

Menara Siger Lampung. sumber: kennycandra22.blogspot.co.id
Bumi Lampung memang tidak pernah kehabisan stok lokasi wisata. Mulai dari pantai, pulau, sampai wisata air terjun pun ada di bumi yang berselogan Sai Bumi Ruwa Jurai ini. Selain pemandangan yang menawan dan menyejukkan hati, suasana yang tenang dan damai pun menjadi perburuan utama para wisatawan yang datang ke bumi Lampung. Hampir setiap akhir pekan wisata Lampung ramai dikunjungi wisatawan yang berasal dari sekitaran Lampung bahkan ada juga yang datang dari luar Lampung yang sengaja datang untuk menikmati indahnya pesona alam Lampung.

Indahnya Pesona Alam Lampung. sumber: malahayati.ac.id
Bagi anda yang sering datang untuk berkunjung ke lokasi-lokasi wisata Lampung, mungkin mendengar nama Lampung Selatan sudah tidak asing lagi ditelinga. Sebuah kabupaten yang berada di ujung Pulau Sumatera dan merupakan pintu gerbang jalur lalu lintas dari Pulau Jawa ini memang dikaruniai pesona alam yang menakjubkan. Mulai dari Pantai Embe, Pantai Wartawan, Pulau Sebuku dan Sebesi, Sampai dengan Air Terjun Cicurug dan Air Terjun Secakhah. Selain beberapa lokasi wisata tadi, Lampung Selatan juga masih memiliki wisata air terjun yang cukup menarik untuk anda kunjungi. Air terjun tersebut adalah Air Terjun Way Kalam.

Air Terjun Way Kalam. sumber: hendricuswidiantoro.wordpress.com
Air Terjun Way Kalam ini berada di kawasan register 3 Gunung Raja Basa, Desa Way Kalam, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Pemberian nama Way Kalam sendiri berasal dari nama desanya yang juga bernama Way Kalam. Arti kata Way Kalam sendiri berasal dari bahasa Lampung yaitu Way yang artinya "Air", dan Kalam yang artinya "Batu Cadas". Jadi jika diartikan secara keseluruhan arti kata Way Kalam memiliki arti air yang keluar mengalir dari batu cadas.

Air terjun dengan ciri khas bebetuan besar disekitar lokasi air terjun ini memiliki pemandangan yang masih sangat terjaga. Selain itu juga terdapat Air Terjun Anakan Way Kalam yang letaknya tidak jauh dari air terjun utama. Untuk anda yang berkunjung ke Air Terjun Way Kalam tidak ada salahnya jika anda juga berkunjung ke Air Terjun Anakan Way Kalam. Walau pun debit airnya tidak sederas dan tingginya pun tidak setinggi air terjun utama. Namun pesona Air Terjun Anakan Way Kalam juga tidak kalah indah dengan air terjun utama.

Air Terjun Anakan Way Kalam. sumber: pokdarwis-wayterjun.blogspot.co.id
Untuk bisa sampai ke lokasi air terjun ini ada dua rute yang bisa anda tempuh. Yang pertama anda bisa melalui Desa Rawi, Dusun Merambung ke arah Desa Padan dan selanjutnya tembus ke Desa Way Kalam. Kemudian rute yang kedua anda bisa melalui Desa Banjar Masin di Kecamatan Penengahan ke arah Gunung Raja Basa yang juga tembus ke Desa Way Kalam. Setelah sampai di Desa Way Kalam perjalanan masih berlanjut selama sekitar 15 menit menuju lokasi air terjun.  Kemudian anda akan bertemu dengan parkiran pertama yang merupakan parkir khusus kendaraan roda 4. Jika anda membawa kendaraan roda 4 silakan parkir kendaraan anda disini, namun jika anda membawa kendaraan roda 2 anda masih harus menempuh waktu sekitar 2 menit lagi untuk sampai di parkiran kedua yang merupakan parkiran khusus kendaraan roda 2 dan juga sebagai pintu gerbang menuju Air Terjun Way Kalam.
Parkir Motor. sumber: kaliandanews.com
Pintu Masuk Kawasan Air Terjun. sumber: kaliandanews.com
Persimpangan Menuju Air Terjun Way Kalam dan Air Terjun Anakan. sumber: kaliandanews.com

Alaminya Pemandangan Air Terjun Way Secakhah

2017-01-23

Keindahan pesona alam Lampung memang tidak ada habisnya. Mulai dari jajaran pantai dan pulau yang membentang dari sisi selatan sampai ke sisi utara, hingga hijaunya pemandangan bukit barisannya. Mungkin bagi anda pelancong yang belum terbiasa berkunjung ke provinsi yang satu ini anda mengenal Lampung hanya dengan atraksi gajah dan lumba-lumbanya saja. Namun jangan salah, provinsi yang berada di ujung Pulau Sumatera ini juga memiliki potensi wisata alam yang cukup menjanjikan untuk dikunjungi. Satu diantaranya adalah Air Terjun Way Secakhah yang berada di Lampung Selatan.

Air Terjun Way Secakhah. sumber: pokdarwis-wayterjun.blogspot.co.id
Air Terjun Way Secakhah adalah satu dari sekian banyak air terjun di Lampung yang masih alami dan belum belum tersentuh manusia untuk dikembangkan sebagai lokasi wisata. Berbeda dengan air terjun pada umumnya yang memiliki aliran air yang besar dengan ketinggian yang luar biasa tinggi, Air Terjun Way Secakhah ini hanya berupa aliran air kecil yang mengalir mengikuti alur bebatuan dan membuat kesan alami serta menambah eksotisnya pemandangan air terjun ini. Lokasi wisata yang satu ini berada di Desa Kunjir, Kecamatan Raja Basa, Kabupaten Lampung Selatan. Air Terjun Way Secakhah ini merupakan satu kawasan wisata yang berada dekat dengan Pantai Jandong.

Aliran Air Terjun Way Secakhah. sumber: pokdarwis-wayterjun.blogspot.co.id
Untuk menuju lokasi wisata ini anda harus menempuh perjalanan selama sekitar 1,5 jam dari Kota Bandar Lampung menuju Kota Kalianda yang merupakan Ibu Kota Kabupaten Lampung Selatan. Kemudian perjalanan masih berlanjut menuju Desa Kunjir yang berjarak sekitar 30 kilo meter dengan lama waktu tempuh sekitar 40 menit. Selanjutnya perjalanan dilanjutkan lagi selama 10 menit menggunakan sepeda motor atau sekitar 45 menit dengan berjalan kaki ke lokasi air terjun.

Tampak Dari Bawah Air Terjun Way Secakhah. sumber: pokdarwis-wayterjun.blogspot.co.id
Perjalanan yang sangat sulit dan menguras tenaga sebanding dengan indahnya pemandangan yang akan anda dapatkan di lokasi air terjun. Terlebih lagi tidak jauh dari lokasi air terjun ini terdapat Sumber Air Panas yang sangat sayang untuk anda lewatkan. Kepulan asap putih yang berasal dari uap air membaur dengan hijaunya pemandangan sekitar tentunya memukau setiap mata yang melihatnya. Namun karena kondisinya yang masih alami dan kontur tanah yang masih labil disarankan agar anda tidak melihat terlalu dekat, karena akan berakibat sangat fatal apabila tanah disekitar sumber air panas ini longsor. Air Terjun Way Secakhah dan sumber air panas ini tentunya sangat cocok dikunjungi untuk mengisi hari libur anda. Tidak ada salahnya jika menjadikan lokasi wisata yang satu ini sebagai daftar lokasi wisata yang wajib anda kunjungi.

Air Terjun Sarmun Lampung Selatan, Surga Alam Yang Terlupakan

2017-01-22

Bagi anda yang sudah mengenal Lampung dengan baik pasti anda mengenalnya karena destinasi wisatanya yang banyak dan tak terhitung jumlahnya. Hampir dari destinasi wisata yang dimiliki oleh Lampung berupa wisata bahari, baik pantai maupun pulau. Dari semua destinasi wisata yang ada di Lampung, sebagian besar berada di Kabupaten Lampung Selatan. Selain memiliki potensi wisata bahari Kabupaten Lampung Selatan juga memiliki potensi wisata alam seperti wisata air terjun. Salah satunya adalah Air Terjun Sarmun yang berada di kaki Gunung Raja Basa.

Air Terjun Sarmun. sumber: razonewane.com
Destinasi wisata yang satu ini berada di Desa, Cugung Kecamatan Raja Basa, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Air terjun ini juga sering disebut dengan nama Air Terjun Cicurug. "Ci" yang dalam bahasa sunda memiliki arti air dan "Curug" yang memiliki arti Terjun. Jadi jika kedua kata tersebut digabungkan akan memiliki arti secara keseluruhan yaitu "Air Terjun". Air terjun ini berada di ketinggian 900 meter dari permukaan air laut (MDPL) di lereng sebelah timur Gunung Raja Basa.

Air Terjun Sarmun atau Cicurug. sumber: razonewane.com
Untuk menuju lokasi wisata yang satu ini titik utama yang harus anda tuju adalah Kota Kalianda dengan perjalanan sekitar 1-2 jam dari Kota Bandar Lampung. Setelah sampai di Kalianda perjalanan berlanjut selama sekitar 45 menit menuju Desa Cugung. Setelah itu anda harus menempuh jarak sekitar 500 meter dengan berjalan kaki untuk menuju lokasi air terjun. Namun jika anda membawa kendaraan motor, anda tidak perlu berjalan kaki. Anda cukup mengendarai motor anda untuk lebih dekat ke lokasi air terjun.

Pantai Selaki Tarahan

2016-12-15

Kabupaten Lampung Selatan merupakan kabupaten yang benyak memiliki deretan pantai yang indah dan mempesona. Pantai Selaki adalah salah satu aset wisata bahari yang dimiliki oleh kabupaten Lampung Selatan yang letaknya berada di desa Tarahan, kecamatan Katibung.

Pinggiran Pantai Selaki. sumber: flickr.com
Obyek wisata ini merupakan salah satu pantai yang ramai dikunjungi pada hari-hari libur maupun pada akhir pekan. Biasanya anak-anak sekolah yang ramai berkunjung ke sini, disela mereka pulang sekolah disiang hari maupun disore hari. Jarak dari Bandar Lampung menuju tempat ini sekitar 25-30 km, tepatnya berada di Jl. Soekarno Hatta KM 18, Katibung, Lampung Selatan.

Sama dengan pantai pada umumnya, anda akan dikenakan biaya masuk untuk bisa menikmati pantai ini. Anda akan dikenakan biaya sebesar Rp. 20.000,- untuk mobil dan Rp. 10.000 untuk kendaraan roda dua.

View Pantai Selaki. sumber: trimadatu.blogspot.co.id

Ketika memasuki area pantai ini, anda akan disambut dengan birunya langit dan laut yang kontras, sungguh indah. Ditambah lagi batu-batuan karang hitam yang menghias di pinggiran pantai dan jalan kecil yang menjorok ke pantai, sungguh menambah keunikan pantai ini. Pantai yang dihiasi dengan batu karang ini biasanya dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk memancing ikan dan cumi-cumi yang bermain di batu karang.

Bebatuan Pinggir Pantai. sumber: trimadatu.blogspot.co.id
Cumi-cumi Hasil Pancingan di Pantai Selaki. sumber: trimadatu.blogspot.co.id
Sela-sela batu Karang Tempat Memancing Ikan dan Cumi-cumi. sumber: trimadatu.blogspot.co.id

Pantai Merak Belantung atau Pantai Embe

Pantai Merak Belantung atau yang lebih dikenal dengan Pantai Embe, sebuah pantai yang berada di desa Merak Belantung, Kalianda, Lampung Selatan jalan Trans Sumatera KM 45. Cukup mudah ditempuh dengan kendaraan bermotor. Anda hanya cukup mengikuti jalan Trans Sumatera dari pelabuhan Bakauheni Lampung dengan waktu tempuh sekitar 35 menit. Setelah menjumpai papan reklame besar di tengah jalan dengan tulisan Grand Elty dan Pos Polisi disisi kanannya. Maka anda belokan kendaraan anda menuju desa Merak Belantung. Sebenarnya di tempat ini tadak hanya ada Panta Embe saja, melainkan ada banyak pantai membentang di sepanjang teluk tersebut.

Pantai Embe. sumber: malahayati.ac.id
Kira-kira 500 m dari jalan Trans Sumatera anda akan menjumpai tanda papan Pantai Embe. Cukup dengan membayar seharga Rp. 20.000,- per orang, anda sudah bisa memasuki kawasan Pantai Embe. Setibanya anda di Pantai Embe, anda bisa langsung melihat pemandangan dari pantai yang menghadap ke arah samudera dan dari arah lain sepintas terlihat kota kalianda dengan alat pemancar komunikasinya dan juga beberapa gedung di sana.

Pemandangan di Pantai Embe. sumber: twitter.com/pantaiembe/media
Berkunjung ke tempat wisata tentu kita akan bertanya tentang fasilitas. Karena fasilitas ini lah selalu akan kita gunakan selama berkunjung di tempat wisata tersebut. Untuk fasilitas yang ditawarkan oleh pengelola Pantai lengkap, diantaranya adalah lokasi parkir yang luas, mushola, kedai atau pujasera, pondok atau bale-bale, dan juga kamar mandi tentunya. Bahkan saat ini di Pantai Embe sudah tersedia fasilitas yang menarik untuk anda nikmati seperti ATV, sepeda, lapangan volly dan futsal, banana boat, dan kano.

Tempat Penyewaan Sepeda dan ATV. sumber: malahayati.ac.id
Kedai Embe. sumber: twitter.com/pantaiembe/media
Pondk atau Bale-bale. sumber: indonesiakaya.com
Dijamin anda tidak akan kecewa setelah berlibur di Pantai Embe ini. Jadi tunggu apa lagi, mari segera ajak teman dan saudara berkunjung ke Pantai Embe.

Pantai Laguna

Wisata pantai diL Lampung memang menjadi primadona bagi para wisatawan untuk dikunjungi tentunya. Letaknya yang berada di ujung selatan Sumatera membuat Lampung memiliki banyak sekali pantai. Salah satunya adalah Pantai Laguna Helau. Pantai yang berada di desa Ketapang , Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan ini memiliki pemandangan yang luar biasa indah. Pantai ini juga memiliki pemandangan Gunung Anak Krakatau yang sayang untuk dilewatkan.

View Pantai Laguna yang Indah. sumber: wisatalova.com
Pantai Laguna Helau berjarak sekitar 30 km dari pelabuhan Bakauheni, sedangkan dari kota Bandar Lampung pantai ini berjarak sekitar 57 km. Letaknya yang berada di ujung Sumatera dan dekat dengan pelabuhan Bakauheni membuat pantai ini sangat mudah untuk diakses dari pulau Jawa dan sekitarnya. 

Pantai Laguna. sumber: buletinwisata.blogspot.co.id
Tiket masuk pantai ini pun tergolong murah, Rp. 10.000,- per orang. Tersedia cottage bagi anda yang beniat untuk bermalam di sini. Cottage yang terbuat dari papan dan berbentuk rumah panggung ini disewakan dengan harga Rp. 250.000,- hingga Rp. 800.000,- per malam. Selain itu juga tersedia bar dan kedai di sini.

Cottage yang bisa anda sewa di Pantai Laguna. sumber: hotelku.co.id
Tentunya pantai ini memiliki pasir yang lembut seperti pantai-pantai di Lampung pada umumnnya. Banyak sekali spot untuk berfoto di Pantai Laguna ini. Jika beruntung anda akan mendapatkan pemandangan terbaik di pantai indah ini. Pemandangan saat matahari mulai tenggelam dan warna langit berubah menjadi merah jingga dan bersembunyi di balik kokohnya Gunung Anak Krakatau, sempurna. Wajib untuk anda coba.

Pemandangan Sore Hari di Laguna Helau. sumber: wisatalova.com

Pulau Sebuku

Pulau Sebuku adalah salah satu pulau paling besar yang berada di perairan selat sunda yang memisahkan pulau Jawa dengan Pulau Sumatera. Lokasi Pulau Sebuku ini berada di wilayah teluk Lamapung atau pun di titik sekitar 2,5 km sebelah utara dari Pulau Sebesi dan sekitar 2,3 km di selatan Pulau Sumatera. Secara administratif Pulau Sebuku ini berada di wilayah Kalianda-Lampung Selatan.

View  Pulau Sebuku. sumber: jiebelula.wordpress.com
Pulau ini sebenarnya cukup populer sebagai destinasi wisata bahari, seperti menikmati keindahan pantai, berenang, diving atau snorkling. Panorama laut dan juga pantai di pulau ini cukup memanjakan mata anda. Gugusan pantai yang landai berpasir putih dan lembut seperti tepung disertai air laut yang biru kehijauan sangat eksotis dan memanjakan para wisatawan. Keindahan alam bawah lautnya pun sangat menarik untuk dijelajahi.

Pulau Sebuku dan Pulau Sebesi. sumber: www.femina.co.id


Pulau Sebuku ini merupakan pulau yang tak berpenghuni dengan luas sekitar 17.71 km persegi. Dulu pada sekitar 1920-an pulau ini sangat terkenal sebagai sebuah area perkebunan penghasil kopra. Namun karena pengelolaan yang kurang, hasil perkebunannya tidak sebesar dulu.
Tidak jauh dari Pulau Sebuku terdapat Pulau Sebesi yang luasnya 16 km persegi. Pulau tak berpenghuni itu kini menyediakan akomodasi untuk wisatawan yang mengunjungi Pulau Sebuku atau Gunung Anak Krakatau dari kedua pulau ini. Tentunya bisa mengamati Anak Krakatau dari kejauhan dapat menambah kesan tersendiri bagi para wisatawan.

Gunung Anak Krakatau Tampak dari Kejauhan. sumber: curutadventure.blogspot.co.id


Pulau Sebuku dan Sebesi ini memang kurang populer sebagai lokasi penyelaman karena jaraknya yangjauh dari pulau jawa atau belum banyak ditemukan titik-titik penyelaman yang bagus dan aman di kawasan ini. Kebanyakan para wisatawan lebih memilih untuk bersnorkling di sekitar pulau Rakata yang beradadi Lagoon Cabe di Kepulauan Krakatau.

Snorkling di Pulau Sebuku. sumber: frenkeyblog.com


Wisatawan yang ingin mencoba bermain dikawasan ini perlu mewaspadai ubu-ubur yang dapat membuat sensai rasa gatal pada saat snorkling di sekitar pantai Pulau Sebuku. Waspadai juga akan adanya bulu babi yang terkadang ditemukan disekitaran pantai. Karena Pulau ini berbatasan langsung dengan Samudra Hindia, maka terkadang gelombang laut juga akan terasa cukup besar.


 

Translate

Most Reading

histats

Tags